Sekarang saatnya psikotest online menggunakan teknologi artificial.
Menggunakan Teknologi Artificial;
Menggunakan Metode Projective Muti-phases Orientations (PMPO);
Menganalisa Misteri Suara Manusia (Audio Frequency Analysis );
Validitas dan reliabilitas sangat terjaga;
Disupervisi oleh para psikolog di berbagai wilayah di Indonesia.
Saatnya Dunia Psikologi Beralih pada Teknologi Artificial
Teknologi Artficial (AI) jauh lebih objektif dalam memprediksi perilaku dan pikiran manusia dibandingkan para ahli sekalipun. Teknologi Artficial (AI) juga dapat menyempurnakan sistem nilai yang lebih pasti, sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya keputusan yang meragukan yang berdampak serius pada kehidupan kita. Teknologi Artificial dalam dunia psikologi, tentusaja masih bisa dikendalikan, dengan apa yang disebut “transparency switch”.
Teknologi Artficial (AI) dalam PMPO:
Selalu respek terhadap masalah regulasi dan etika;
Mengoptimalkan AI melalui kontrol dan kolaborasi;
Menyediakan jaminan kualitas AI yang kuat;
Manfaatkan kekuatan AI untuk memberikan nilai validitas dan reliabilitas yang nyata;
Mengapa Harus dengan PMPO (Projective Multi-phases Orientations)
Tes proyektif adalah jenis tes psikologi dimana data-data akan diambil dari setiap respons pelaku test terhadap berbagai perintah yang ambigu.
Tujuan dari tes projective tersebut adalah untuk mengungkap konflik atau emosi tersembunyi yang diproyeksikan ke dalam tes dengan harapan bahwa masalah ini kemudian dapat diatasi melalui berbagai cara recovery,psikoterapi atau perawatan lain yang sesuai.
Jenis tes ini muncul dari aliran pemikiran psikoanalitik, yang meyakini bahwa orang memiliki pikiran atau dorongan bawah sadar. Tes proyektif dimaksudkan untuk mengungkap perasaan, keinginan, dan konflik bahkan berbagai potensi afektif dan kognitif yang tersembunyi dari kesadaran.
Karena sifat instruksi yang ambigu, orang mungkin kurang mampu untuk mengelabuhi tentang apa yang mereka pikir akan dilihat oleh penguji.
Akibatnya, mereka diharapkan kurang tergoda untuk "memalsukan kebaikan", atau membuat diri mereka terlihat bagus, sebagai hasilnya.
Kelebihan Test Projektif
- Karena tes projektif memiliki bentuk yang tidak terstruktur, maka responden mudah
menyatakan kepribadiannya.
- Hasil data yang dihasilkan, sangat mendekati dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam diri responden.
- Setiap tanggapan yang diberikan oleh responden selalu memberi kejelasan tentang
apa yang terjadi di benak (mind) responden.
- Responden tidak akan pernah menyadari apa yang mereka ungkapkan selama tes proyektif.
Dan itu dapat dianggap sebagai salah satu
manfaat utama bagi semua responden.
Test Projektif untuk Dunia Pendidikan
Tes projektif sangat ideal digunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan siswa pada setiap jenjang kelas pendidikan , sejalan dengan masa yang dilalui oleh para siswa yang bersangkutan. Para pendidik bisa secara pasti mengetahui perkembangan dominansi otak kanan kiri, gaya belajar, motivasi intelektual, berbagai aspek kognitif, aspek sosial, kepribadian, maupun segala aspek afeksi mereka.
Tes proyektif dapat digunakan dalam pemasaran
Tes proyektif digunakan dalam riset pemasaran secara ekstensif. Tes proyektif digunakan dalam riset pemasaran kualitatif – tes ini membantu mengidentifikasi calon pelanggan dan asosiasi. Tes membantu untuk membedakan antara merek dan juga emosi yang memprovokasi merek.
Tes Projektif Bermanfaat untuk iklan
Manfaat penggunaan dalam iklan adalah perusahaan dapat mengetahui tanggapan produk dan layanan mereka dari pelanggan mereka. Penerapan tes proyektif dilakukan untuk berbagai tanggapan dan penelitian psikologis – tanggapan diterima dari berbagai sumber selain sumber tunggal.
Tes proyektif berguna dalam bisnis
Penting bagi setiap bisnis untuk menaklukkan pasar dan untuk melakukan ini, mereka harus memiliki penilaian yang benar terhadap pelanggan mereka. Teknik-teknik ini digunakan untuk penilaian berbagai varian tes ,termasuk tes perilaku dan berbagai pendekatan lainnya.
Tes proyektif membantu bisnis untuk memahami pelanggan dan kebutuhan mereka. Menurut tanggapan tersebut bisnis dapat dengan mudah menaklukkan pasar dan menghadapi persaingan.
Testimoni
"Jelas bahwa tes proyektif ini memiliki nilai lebih dalam proses penilaian. "
Viglione, D. J., & Rivera, B. (2003)
Testimoni
"Data Penilaian perilaku yang dihasilkan dengan metode projektif PMPO adalah paradigma penilaian psikologis yang sangat kuat dan sangat sahih."
Kathryn Kuehnle, Comprehensive Clinical Psychology.
Testimoni
"Saya merasa menjadi sangat mudah untuk menginterpretasikan data tes proyektif ini, dan tidak perlu mempelajari cara baru untuk bekerja dengan data jika saya mulai memeriksa anak-anak dan remaja."
Irving B. Weiner - Behavioral Psycholog & Pedagog
Testimoni
"Konseling dari hasil test Grahita Indonesia, membuat kami mengerti dengan lebih baik akan potensi anak kami dan dapat lebih fokus mengembangkan apa yang memang menjadi kekuatannya."
Orangtua Kevin - Bali